Sambutan Bupati

Puji Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan bimbingan yang diberikan-Nya sehingga tampilan baru website pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu ini dapat terselesaikan. website ini berisikan semua informasi mengenai semua aspek yang ada di Bumi Uncak Kapuas tepatnya Kabupaten Kapuas Hulu propinsi Kalimantan Barat (West Borneo).

selengkapnya...



Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas Hulu terus bekerja keras memperbaiki permasalahan suplai air di Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. Beberapa permasalahan yang terjadi diantaranya ada pipa inti yang pecah dan diguga ada pula yang tertimbun materil pembangunan jembatan.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Hulu, M. Saini Hadi, ST menjelaskan, suplai air kawasan kota Putussibau dan Kedamin memang ada beberapa permasalahan. Permasalahan tersebut terus dibenahi oleh petugas PDAM. “Selain di Jalan Gajah mada ada di kawasan kedamin. Memang ada beberapa masalah, ada yang pecah pipa namun sudah kami upayakan perbaikan,” tuturnya, Rabu 02 Agustus 2017. Pipa pecah terjadi di kawasan Kedamin, kecamatan Putussibau Salatan. Ini membuat suplai air di jalan Lintas Selatan, Lintas Timur dan sekitarnya tidak mengalir. “Namun pipa itu sudah kami perbaiki dua hari lalu, petugas kami sampai jam setengah dua belas malam baru selesai. Semoga dalam beberapa hari sudah mengalir. Demikian juga di jalan Gajah Mada kecamatan Putussibau Utara, sudah kami bantu suplai arinya dari mobil tanki ke dalam pipa distribusi, semoga bisa normal secepatnya,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Hulu, Sainihadi.

Kemudian untuk kawasan Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Hulu mengatakan, areal tersebut terancam mandek suplai air bersih. Sebab pipa distribusi air diduga penyok timbunan materil pembangunan jembatan di sekitar SPBU yang di kelola PT. Uncak Kapuas Mandir. “Kami sudah berkomunikasi dengan pihak ketiga yang mengerjakan jembatan itu untuk membantu perbaikan pipa. Namun mereka tidak mau membantu penanganan tersebut,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Hulu. Adapun dana untuk perbaikan kerusakan pipa diduga akibat proyek jembatan tersebut berkisar Rp 3,5 juta. “Kami hanya minta pihak yang mengerjakan jembatan itu menyediakan pipa 3 standar 6m sebanyak 10 batang dan elbow sebanyak 4 buah, itu senilai kurang lebih Rp 3,5 juta,” papar Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Hulu.


Komentar

Belum Ada Komentar, Jadilah yg pertama.....

Tambah Komentar

Nama (required)

eMail (required)

Comment (required)

Masukkan 6 kode diatas (required)