Sambutan Bupati

Puji Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan bimbingan yang diberikan-Nya sehingga tampilan baru website pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu ini dapat terselesaikan. website ini berisikan semua informasi mengenai semua aspek yang ada di Bumi Uncak Kapuas tepatnya Kabupaten Kapuas Hulu propinsi Kalimantan Barat (West Borneo).

selengkapnya...



Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif di Aula BPD Putussibau, Kamis 16 November 2017. Ketua Panwaslu Kapuas Hulu, Mustaan, S.Sos mengatakan, peran warga Negara dalam pengawasan Pemilu sangat penting demi terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang baik. “Kami adakan kegiatan ini mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum memahami hak dan kewajiban dalam partisipasinya sebagai warga Negara,” kata Ketua Panwaslu Kapuas Hulu, saat membuka kegiatan tersebut. Minimnya kesadaran hak dan kewajiban politik, dapat mengakibatkan respon masyarakat dalam proses politik menjadi rendah. Untuk itu, penting bagi pihak Panwaslu Kapuas Hulu melakukan identifikasi terhadap banyaknya forum warga yang tampil dimasyarakat. “Identifikasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan menjalin kerjasama dalam pengawasan Pemilu. Fungsi kerjasama ini tidak hanya dapat memperkuat kapasitas pengawasan, tetapi juga mendorong perlibatan warga yang lebih luas dalam penyelenggaraan Pemilu,” jelas Ketua Panwaslu Kapuas Hulu.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kalbar, Krisantus Heru Siswanto mengatakan, sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif ini untuk mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan Pemilu secara aktif. “Karena dalam mengawasi Pemilu ini bukan hanya peran Bawaslu saja, tetapi juga masyarakat,”. Menurut Komisioner Bawaslu Kalbar, selama ini dalam proses Pemilu, masyarakat hanya datang, mencoblos dan pulang. Tentunya Bawaslu itu tidak mau lagi masyarakat seperti itu, namun dalam Pemilu nanti, mereka juga dapat mengambil peran sebagai pengawas Pemilu. “Kami tidak mau masyarakat itu hanya dijadikan objek, namun harus jadi subjek dalam Pemilu nanti,” ungkap Komisioner Bawaslu Kalbar. 

Lanjut Komisioner Bawaslu Kalbar, dalam sosialisasi hari ini memang terlihat banyak pelajar yang mengikutinya, hal ini dikarenakan mereka merupakan pemilih pemula, paling tidak ketika mereka mengikuti kegiatan ini, mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika Pemilu nanti. “Karena pemilih pemula ini rentan dimobilisasi dengan ketidaktahuannya saat menjelang Pemilu, makanya dengan ini mereka bisa memahami pentingnya mendatangi TPS. Tak kalah penting itu mereka bisa juga mengawasi Pemilu,” tutup Komisioner Bawaslu Kalbar. (Doc. Bidang SAI-DKIS)


Komentar

Belum Ada Komentar, Jadilah yg pertama.....

Tambah Komentar

Nama (required)

eMail (required)

Comment (required)

Masukkan 6 kode diatas (required)